Notaris Henny Singgih Mengaku Tidak Kenal Sandiaga Uno

Reporter

Kantor Notaris Henny Singgih di Jalan Rajasa III No. 17, Jakarta. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Henny Singgih kini tak lagi aktif menjadi notaris. Kantor notarisnya yang terletak di kawasan elite di Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan, kini diserahkan kepada putrinya, Marcivia Rahmani, yang juga mewarisi profesi ibunya sebagai notaris. Sudah sekitar dua tahun Henny pensiun sebagai notaris.

Nama Henny tersangkut dalam pusaran kasus perseteruan Edward Soeryadjaya dengan Sandiaga Uno berkaitan dengan masalah saham PT Japirex milik Edward yang kemudian “terbang” ke Sandiaga. Pokok persoalannya, Henny-lah yang membuat akta notaris pada 2001 yang mengesahkan terjadinya pengalihan saham tersebut. Baca: Sandiaga Uno dan Tuduhan Penggelapan Lahan Itu

Ditemui Tempo di kantornya beberapa waktu lalu, Henny mengatakan, akibat kasus ini, ia dipanggil polisi untuk dimintai keterangan. Henny menyatakan ia memang membuat dan menandatangani akta itu tanpa kehadiran pihak yang berkepentingan. “Saya tidak kenal mereka,” ujar perempuan yang kini menjabat Komisaris PT Yasa Patria Perkasa tersebut.

Menurut Henny, pada 2001, ia didatangi teman sekolahnya, Effendy Pasaribu, yang memintanya membuat akta notaris. Effendy sendiri melalui rapat umum pemegang saham luar biasa ditetapkan sebagai Direktur PT Japirex. Sebelum didaftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, hasil rapat harus dituangkan dalam dokumen akta notaris.

Saat itu, rapat Japirex menyetujui Sandiaga Uno yang memiliki seribu lembar saham PT Japirex sebagai komisaris utama. Sandiaga sebelumnya menjabat komisaris. Adapun komisaris utama yang lama, John Nainggolan, disetujui mengundurkan diri. Dalam akta disebutkan terjadi peralihan saham kepada Sandiaga Uno.

Nah, di sinilah yang dipersoalkan John. Ia merasa tidak pernah memberi, mengalihkan, atau menjual sahamnya kepada Sandiaga, apalagi saham titipan Edward. Dengan memiliki saham John itu, Sandiaga “naik” menjadi komisaris utama. Baca: John Nainggolan Tidak Tahu Sahamnya Beralih ke Sandiaga Uno

John menuduh Sandiaga melakukan penipuan, termasuk menyebut istri John juga hadir saat pengalihan saham itu. “Disebutkan di sana, John dan istrinya bertemu dengan Sandiaga, padahal tidak ada itu,” ucap Arnold Sinaga, yang diberi kuasa hukum John untuk menggugat Sandiaga ke meja hijau.  

Pada 6 Mei silam, John melaporkan Sandiaga dan Andreas ke Kepolisian Daerah Metro Jaya dengan tuduhan melakukan pemalsuan serta penipuan. Atas pengaduan itu, kepolisian sudah meminta keterangan Sandiaga.

Henny menuturkan tidak ada yang salah dengan apa yang ia lakukan. Sebagai notaris, dia membuat akta peralihan saham itu seperti yang diminta Effendi. Berdasarkan akta otentik yang dibuat itu, pihak Sandiaga Uno kemudian mendaftarkan susunan direksi serta komisaris baru ke Kementerian Hukum dan sahlah Sandiaga sebagai pemilik Japirex.

“Jadi saya ini hanya bertemu dengan perwakilan mereka. Saya juga tak kenal Sandiaga, John, dan Edward,” ucap Henny. “Saya mencatatkan hasil perjanjian mereka. Seperti apa perjanjiannya itu, mereka sendiri yang tahu.”

LESTANTYA R. BASKORO | PRUWANTO






Sandiaga: Saatnya Tak Lagi Kejar Angka Wisatawan, Tapi Fokus ke Pariwisata Berkelanjutan

3 hari lalu

Sandiaga: Saatnya Tak Lagi Kejar Angka Wisatawan, Tapi Fokus ke Pariwisata Berkelanjutan

Sandiaga menyatakan sudah saatnya Indonesia menerapkan pariwisata berbasis masyarakat, berkelanjutan dan inklusif.


Tidak Hanya Raja Ampat, Papua Barat Memiliki Banyak Wisata Unggulan, Cek Tempatnya

3 hari lalu

Tidak Hanya Raja Ampat, Papua Barat Memiliki Banyak Wisata Unggulan, Cek Tempatnya

Selain Raja Ampat, tidak hanya alamnya yang indah, Papua Barat memiliki banyak tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi. Cek daftarnya.


Batik Lasem dari Rembang Akan Jadi Cinderamata Acara G20

4 hari lalu

Batik Lasem dari Rembang Akan Jadi Cinderamata Acara G20

Batik Lasem yang dibuat dengan pewarna alami sejalan dengan pilar G20, yaitu sustainibility.


Destinasi Wisata di Indonesia Akan Gunakan Kendaraan Listrik

4 hari lalu

Destinasi Wisata di Indonesia Akan Gunakan Kendaraan Listrik

Dengan penggunaan kendaraan listrik, Sandiaga Uno berharap pariwisata di Indonesia ke depannya bisa lebih ramah lingkungan.


Sandiaga Uno Minta Tak Ada Lagi yang Lakukan Catcalling ke Wisatawan

4 hari lalu

Sandiaga Uno Minta Tak Ada Lagi yang Lakukan Catcalling ke Wisatawan

Salah seorang wisatawan di Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara sebelumnya mengeluh mengalami catcalling.


Sandiaga Tegur Pelaku Catcalling yang Ganggu Wisatawan: Super Annoying

5 hari lalu

Sandiaga Tegur Pelaku Catcalling yang Ganggu Wisatawan: Super Annoying

Sandiaga mengatakan perbuatan pelecehan seksual verbal itu mengganggu kenyamanan para pelancong.


Kisah Persahabatan Erick Thohir, Sandiaga Uno dan Muhammad Lutfi, Siapa Paling Tajir?

5 hari lalu

Kisah Persahabatan Erick Thohir, Sandiaga Uno dan Muhammad Lutfi, Siapa Paling Tajir?

Persahabatan Erick Thohir, Sandiaga Uno dan Muhammad Lutfi hingga menjadi menteri kabinet Jokowi. Tapi, di antara ketiganya siapa paling tajir?


Sandiaga Undang Investor Kembangkan Infrastruktur Klungkung Bali, Peluang Investasi Rp 320 M

5 hari lalu

Sandiaga Undang Investor Kembangkan Infrastruktur Klungkung Bali, Peluang Investasi Rp 320 M

Sandiaga Salahuddin Uno mengundang investor untuk menanamkan modalnya dalam pengembangan infrastruktur dan penunjang pariwisata.


Sandiaga Klaim Investasi Senilai Rp 320 Miliar Siap Masuk Nusa Penida

6 hari lalu

Sandiaga Klaim Investasi Senilai Rp 320 Miliar Siap Masuk Nusa Penida

Menurut Sandiaga, selain Nusa Penida, Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan merupakan destinasi yang menarik bagi pemodal.


Polusi Suara di Bali, Sandiaga Uno: Desibel Suara Kini Maksimal 70 untuk Outdoor

6 hari lalu

Polusi Suara di Bali, Sandiaga Uno: Desibel Suara Kini Maksimal 70 untuk Outdoor

Sandiaga mengumumkan hasil kesepakatan di antara pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif Bali khususnya di Desa Canggu, Kabupaten Badung, terkait permasalahan polusi suara.