Febri Diansyah: Menolak Dianggap Karismatik

Reporter

Juru bicara KPK Febri Diansyah (kiri) bersama anggota Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) dan Lola Easter memberikan keterangan kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta, 11 Oktober 2017. Jumpa pers ini digelar bertepatan dengan enam bulan penyiraman air keras kepada Novel. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta -Hampir setiap hari wajahnya yang berkacamata persegi, dengan setelan jas gelap - kemeja putih, muncul di layar kaca. Sekarang Febri Diansyah memang seorang tokoh publik yang senantiasa mewakili lembaga antirasuah KPK. Dan jabatan lelaki kelahiran Padang, Sumatra Barat, 8 Februari 1983 ini cukup mentereng: Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi -- singkatnya, juru bicara KPK.

Lantaran wajahnya yang dikenal luas, Febri Diansyah acapkali menjadi sasaran penilaian orang banyak. Terus berusaha menjadi tumpuan kepercayaan publik dan lancar menyuarakan informasi dari lembaga yang digelutinya sejak Desember 2016 itu, banyak pemirsa televisi menilai dia memiliki kepribadian yang karismatik. Itu lantaran pembawaannya yang tenang dan nyaris tak terpancing siapa pun, termasuk saat ia “diserang” lawan bicaranya jika tampil dalam acara diskusi di mana pun. “Kalau diangap karismatik rasanya tidak cocok penilaian itu,” katanya  beberapa waktu lalu kepada Tempo sembari tertawa.

Terlanjur terkenal, sekali lagi ia kemudian jadi sasaran pertanyaan orang. Salah satunya soal “sepele.” tentang namanya. Konon, demikian kabarnya,  sewaktu ia masih menjadi  aktivis di Indonesia Corruption Watch (ICW) lulusan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada ini menuliskan  namanya dalam satu kata Febridiansyah, bukan Febri Diansyah sebagaimana ia dikenal sekarang. Benar?

Febri lagi-lagi membantah. Tapi, ia tak menyalahkan jika muncul dugaan seperti itu. Ia menduga anggapan bahwa nama aslinya “menyambung” kemungkinan lantaran  akun Twitter miliknya mengunakan satu kata tak terpisah @febridiansyah. Dari dulu, sejak lahir, katanya, ya dua kata namanya tersebut dipisah. "Yang benar, ya berdasarkan akta kelahiran, ditulis terpisah," kata urang awak yang, kini, jika muncul ke tempat umum, kerap disambangi orang, terutama gadis-gadis, untuk minta foto bersama itu.

HADRIANI PUDJIARTI






Daftar Pemenang Anti Corruption Film Festival 2022, KPK Punya Harapan Besar

8 jam lalu

Daftar Pemenang Anti Corruption Film Festival 2022, KPK Punya Harapan Besar

Anti Corruption Film Festival atau ACFFEST 2022 mengangkat tema "Berawal Dari Kita, Bangkit dan Bergerak Bersama Lawan Korupsi".


KPK Agendakan Pemanggilan Ulang Hakim Gazalba Saleh

2 hari lalu

KPK Agendakan Pemanggilan Ulang Hakim Gazalba Saleh

Gazalba Saleh ditetapkan tersangka oleh KPK pada 28 November 2022. Ia menjadi tersangka atas dugaan penerimaan suap.


KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

3 hari lalu

KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

KPK akan mendalami nama-nama pejabat yang disebut oleh Rektor Unila nonaktif Karomani dalam persidangan dalam perkara suap penerimaan mahasiswa.


Soal Pengacara Lukas Enembe yang Kedapatan Menemui Sejumlah Saksi, Ini Kata KPK

3 hari lalu

Soal Pengacara Lukas Enembe yang Kedapatan Menemui Sejumlah Saksi, Ini Kata KPK

KPK menyatakan masih menelusuri peristiwa pertemuan kuasa hukum Lukas Enembe dengan sejumlah saksi.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK, Apa Koleksi Mobilnya

3 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK, Apa Koleksi Mobilnya

Dalam LHKPN, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto memilki 1 mobil pada 2011 dan memiliki 2 mobil di LHKPN 2008.


Saksi Sebut Mardani Maming Paksa Pengalihan IUP Batubara

3 hari lalu

Saksi Sebut Mardani Maming Paksa Pengalihan IUP Batubara

Terdakwa kasus gratifikasi perizinan tamba Mardani Maming memaksa eks Kadis Pertandingan dan Energi untuk memproses pengalihan IUP dari BKPL ke PCN.


KPK Bakal Dalami Sejumlah Pejabat Titipkan Calon Maba di Unila

3 hari lalu

KPK Bakal Dalami Sejumlah Pejabat Titipkan Calon Maba di Unila

Karomani menyebut nama Zulkifli Hasan ikut menitipkan seseorang untuk dimasukkan sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila.


Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

4 hari lalu

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK membawa sejumlah alat bukti.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

4 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

Kelompok yang menamakan dirinya sebagai Koalisi Solidaritas Pemuda Mahasiswa melaporkan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK.


KPK Ungkap Alasan Periksa Kuasa Hukum Lukas Enembe

4 hari lalu

KPK Ungkap Alasan Periksa Kuasa Hukum Lukas Enembe

Rening yang saat ditemui usai pemeriksaan kemarin di Gedung KPK berkata ia diperiksa soal profesinya sebagai kuasa hukum Lukas Enembe.