Hanung Tidak Tahu Benyamin Biang Kerok Digugat ke Pengadilan

Reporter

Adegan Film Benyamin Biang Kerok. Youtube.com

TEMPO.CO, Jakarta - Hanung Bramantyo, sutradara Film Benyamin Biang Kerok menyatakan dirinya tidak tahu jika film garapannya yang dibintangi Reza Rahadian digugat ke pengadilan. Menurut  Hanung sepengetahuannya Falcon Pictures, perusahaan yang memproduksi film tersebut sudah membeli hak cipta seluruh  film Benyamin.

Kepada Tempo, Hanung menyatakan ia memang mendengar Syamsul Fuad  --penulis cerita film Benyamin Biang Kerok (1972)--  menanyakan film tersebut. Ia juga telah meminta Falcon mengurus soal ini. “Saya pikir Falcon memang mengurus karena pada saat Gala Premiere Pak Syamsul hadir. Saat itu kami mengundang beliau untuk maju ke depan, sayangnya beliau sudah pulang,” kata Hanung.

Hari ini, sesuai pemberitahuan sistem informasi pengadilan, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk pertamakali akan menggelar sidang gugatan perdata terhadap Falcon Pictures. Perusahaan film tersebut dituduh telah melakukan pelanggaran hak cipta karena telah memproduksi film Benyamin Biang Kerok tanpa ijin penciptanya.

Gugatan itu diajukan Syamsul Fuad pada  5 Maret lalu.  Selain Falcon, Syamsul, 81 tahun,  yang mengaku penulis  cerita dan judul film Benyamin Biang Kerok  pada 1972 juga menggugat PT Max Kreatif International (Max Pictures), Nirmal Hiroo Bharwani (HB Naveen), dan Ody Mulya Hidayat. Nilai tuntutan Syamsul  Rp 1 miliar untuk penjualan hak cipta cerita Benyamin Biang Kerok, royalti  Rp 1.000 per tiket yang laku, dan Rp 10 miliar sebagai ganti rugi immateril yang dialaminya.

Baca: Dinilai Tak Mirip Benyamin, Reza Rahadian: Saya Memerankan Pengki.

Selain itu Syamsul juga meminta majelis hakim, antara lain, menyatakan dirinya pemegang hak cipta cerita dan film Benyamin Biang Kerok dan Biang Kerok Beruntung, memerintahkan penggugat untuk meminta maaf di dua media massa nasional, serta menghukum  tergugat  membayar uang paksa (dwangsom) atas keterlambatan memenuhi putusan dalam perkara ini sebesar Rp1.000.000 (satu juta rupiah) per hari terhitung 7 (tujuh) hari sejak putusan mempunyai kekuatan hukum tetap.

Sebelumnya kepada wartawan Syamsul menyatakan, pihak perwakilan Falcon berjanji akan mempertemukan dirinya dengan Executive Produser Falcon Pictures HB Naveen. Menurut Syamsul rencananya dalam pertemuan itu ia akan meminta namanya dicantumkan sebagai penulis cerita dan ide pembuat judul film, selain juga akan meminta hak ekonomis atas film itu.

HB Naveen, dalam keterangan persnya,   menyatakan  Benyamin Biang Kerok (2018) bukan film daur ulang. Menurut dia  cerita film tersebut ditulis oleh Bagus Bramanti. Pihaknya  membeli hak cipta film Benyamin Biang Kerok  pada 2010.

LRB






Perseteruan Johnny Depp dan Amber Heard Difilmkan, Tayang Bulan Ini

4 hari lalu

Perseteruan Johnny Depp dan Amber Heard Difilmkan, Tayang Bulan Ini

Film ini akan menceritakan hubungan yang rumit, di dalam dan luar pengadilan antara Johnny Depp dan Amber Heard.


Ambisi Jourdy Pranata sebagai Festival Ambassador Jakarta Film Week 2022

5 hari lalu

Ambisi Jourdy Pranata sebagai Festival Ambassador Jakarta Film Week 2022

Jourdy Pranata punya semangat dan keinginan sama dengan Jakarta Film Week untuk terus produktif berkarya meski menghadapi tantangan karena pandemi.


Road to Jakarta Film Week 2022 Hadir dengan Penuh Semangat Kolaborasi

10 hari lalu

Road to Jakarta Film Week 2022 Hadir dengan Penuh Semangat Kolaborasi

Road to Jakarta Film Week hadir kembali dengan semangat kolaborasi berbagai instansi edukasi dan komunitas di seluruh Indonesia.


5 Film yang Terinspirasi Tragedi Teror 9/11

11 hari lalu

5 Film yang Terinspirasi Tragedi Teror 9/11

Sejarah Amerika Serikat mencatat peristiwa 9 September 2001 atau teror 9/11 sebagai tragedi yang memilukan. Sineas pun memindahkan ke layar lebar.


5 Film yang Menampilkan Sosok Ratu Elizabeth II

14 hari lalu

5 Film yang Menampilkan Sosok Ratu Elizabeth II

Ratu Elizabeth II Meninggal dunia pada 8 September 2022 di usia 96 tahun. Profilnya ditampilkan di banyak film, ini 5 di antaranya.


Noktah Merah Perkawinan, Tak Hanya tentang Pernikahan Rusak karena Orang Ketiga

15 hari lalu

Noktah Merah Perkawinan, Tak Hanya tentang Pernikahan Rusak karena Orang Ketiga

Film Noktah Merah Perkawinan adalah remake dari sinetron legendaris berjudul sama yang tayang selama 1996-1998.


Kisah Unik di Balik Pembuatan Bunyi Tudum Netflix

15 hari lalu

Kisah Unik di Balik Pembuatan Bunyi Tudum Netflix

Netflix ingin menciptakan bunyi yang menggugah dan emosional, perasaan hanyut dalam dunia film.


Selain Indonesia, Ada 6 Negara yang Adaptasi Film Miracle in Cell No. 7

16 hari lalu

Selain Indonesia, Ada 6 Negara yang Adaptasi Film Miracle in Cell No. 7

Film Miracle In Cell No. 7 versi Indonesia menjadi film yang bakal ditunggu tahun ini. Selain Indonesia, film ini juga diadaptasi di negara ini.


Film Dokumenter Semesta Keliling 6 Kota, Nicholas Saputra: Semoga Menginspirasi

17 hari lalu

Film Dokumenter Semesta Keliling 6 Kota, Nicholas Saputra: Semoga Menginspirasi

Nicholas Saputra berharap film Semesta dapat menginspirasi untuk bersama-sama menjaga alam tanpa memandang agama, budaya, profesi, dan atribut lain.


Deretan Tayangan Anak dan Keluarga Baru Netflix September 2022

21 hari lalu

Deretan Tayangan Anak dan Keluarga Baru Netflix September 2022

Rekomendasi tayangan anak dan keluarga terbaru yang tayang di Netflix mulai September 2022.