MAKI: Ada Kejanggalan dalam Penetapan Pembobolan Bank Mandiri

Reporter

Petugas tengah memindahkan uang rupiah ke dalam Cash Center Bank Mandiri, 2 Maret 2018. Di pasar spot, pergerakan nilai tukar rupiah terpantau melemah 17 poin atau 0,12% ke level Rp13.765 per dolar AS pada pukul 10.20 WIb. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Aktivis Masyarakat Anti Korupsi Indonesia menilai kejanggalan dalam penetapan tersangka kasus pembobolan Bank Mandiri Rp 1,4 triliun. Karena peran para tersangka hanya pengusul, bukan pemutus. 

MAKI menyayangkan penetapan tiga manajer Bank Mandiri Cabang Bandung sebagai tersangka dalam kasus pembobolan Bank Mandiri Rp 1,47 triliun. Pembobolan yang dilakukan dengan menggelembungkan aset perusahaan oleh pimpinan PT Tirta Amarta Bottling, Teddy Rony ini telah membuat tiga manajer Bank Mandiri Cabang Bandung, dan dua pejabat PT Tirta Amarta masuk bui.    

"MAKI menyayangkan penetapan tersangka pada tingkat pengusul. Mestinya yang dijadikan tersangka itu dari pejabat tingkat pemutus pertama sampai ke level direksi," kata Boyamin Saiman, koordinator MAKI kepada Tempo. Dua kali mengalami perpanjangan, pekan lalu kejaksaan memutuskan untuk menambah masa penahanan mereka sebulan lagi --dari yang seharusnya berakhir pada 5 April menjadi 5 Mei 2018.

"Pengusul hanyalah pegawai yang harus menjalankan perintah atasan," kata Boyamin, sambil membandingkan penahanan ketiga manajer dengan putusan Mahkamah Agung terhadap terdakwa Syamsul Bahri bin Said Makkoaseng pada Agustus 2011.

Majelis Hakim Agung Peninjauan Kembali (PK) membebaskan Syamsul Bahri yang telah diperintahkan atasannya, Bupati Jeneponto, membeli mobil ambulans dari dana bantuan untuk orang miskin dan menggunakan anggaran lain untuk mengongkosi perjalanan dinas sang bupati. Karena orang seperti Syamsul Bahri tidak punya wewenang memutuskan, dan menurut Pasal 57 ayat (1) KUH Pidana ia tidak bisa dikriminalisasi.

Keadaan serupa menimpa Commercial Banking Manager, Relationship Manager dan Senior Credit Risk Manager Bank Mandiri yang tugasnya membuat nota analisa atas permohonan kredit di Bank Mandiri Cabang Bandung, sesuai dengan disposisi dari pimpinan mereka. Menurut Boyamin Saiman, atasan atau pimpinan merekalah yang seharusnya bertanggungjawab.

Selain ketiga manajer itu, Kamis kemarin  Kejaksaan Agung telah mengenakan status tersangka dan menahan dua orang pejabat Bank Mandiri dengan level di tingkat pemutus dalam kasus pembobolan Bank Mandiri oleh bos Tirta Amarta, Tedy Rony ini. Kejaksaan Agung menjebloskan dua petinggi Bank Mandiri CBC Bandung ke Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur, Kamis (29/3) petang. Mereka adalah Commercial Banking Head Bank Mandiri CBC Bandung dan  Wholesale Credit Head Bank Mandiri CBC Bandung.

Dengan penahanan ini, praktis sudah lima pejabat Bank Mandiri --di samping dua pejabat Tirta Amarta-- yang kini mendekam di tahanan Kejaksaan Agung. Pembobolan Bank Mandiri ini berawal pada 2015, saat PT Tirta Amarta Bottling mengajukan kredit ke Bank Mandiri CBC Bandung senilai Rp 1,47 triliun, dengan jaminan aset hanya Rp73 miliar. 

IDRUS F. SHAHAB






BUMN Setor Dividen ke Pemerintah Rp 37,9 Triliun hingga Juli, Terbesar BRI

2 hari lalu

BUMN Setor Dividen ke Pemerintah Rp 37,9 Triliun hingga Juli, Terbesar BRI

BUMN perbankan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., menyumbang dividen Rp 14,05 triliun.


Terkini Bisnis: Sri Mulyani Sebut Pembiayaan Utang Turun 237 T, Sinyal Bos Garuda Menjelang RUPS

2 hari lalu

Terkini Bisnis: Sri Mulyani Sebut Pembiayaan Utang Turun 237 T, Sinyal Bos Garuda Menjelang RUPS

Berita terkini bisnis hingga siang ini dimulai dari pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal realisasi pembiayaan utang yang turun.


Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja Lewat Jalur Officer Development Program, Simak Syaratnya

3 hari lalu

Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja Lewat Jalur Officer Development Program, Simak Syaratnya

Bank Mandiri pada bulan Agustus ini membuka lowongan kerja lewat jalur Officer Development Program. Apa saja syarat dan ketentuannya?


Kebakaran di Kantor Pusat Bank Mandiri, Manajemen Pastikan Operasional Aman

3 hari lalu

Kebakaran di Kantor Pusat Bank Mandiri, Manajemen Pastikan Operasional Aman

Gedung Plaza Mandiri yang merupakan Kantor Pusat Bank Mandiri terbakar pada Kamis dinihari, 11 Agustus 2022.


Erick Thohir Minta BUMN Jangan Jadi Dinosaurus Karena Tak Bisa Beradaptasi, Apa Maksudnya?

11 hari lalu

Erick Thohir Minta BUMN Jangan Jadi Dinosaurus Karena Tak Bisa Beradaptasi, Apa Maksudnya?

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tak ingin melihat perusahaan-perusahaan negara layaknya Dinosarus yang mati ketinggalan zaman karena tak mampu beradaptasi meskipun memiliku tubuh yang besar.


Transformasi Bank Mandiri yang Meraup Laba Bersih Rp 20,2 Triliun Kuartal II 2022

15 hari lalu

Transformasi Bank Mandiri yang Meraup Laba Bersih Rp 20,2 Triliun Kuartal II 2022

Bank Mandiri meraup laba bersih sebanyak Rp20,2 triliun. Begini kisah transformasi Bank Mandiri dari peleburan 4 bank pemerintah ini.


Nilai Transaksi di Livin' by Mandiri Tembus Rp 1.080 Triliun

17 hari lalu

Nilai Transaksi di Livin' by Mandiri Tembus Rp 1.080 Triliun

Bank Mandiri mencatat jumlah transaksi Livin hingga Juni 2022 (secara year to date) mencapai 881 juta transaksi dengan nilai Rp 1.080 triliun.


Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp 20,2 Triliun, Naik 61,7 Persen

17 hari lalu

Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp 20,2 Triliun, Naik 61,7 Persen

Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar Rp 20,2 triliun pada kuartal II 2022. Nilai itu tumbuh 61,7 persen secara YoY.


Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit 12,22 Persen pada Semester I-2022

17 hari lalu

Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit 12,22 Persen pada Semester I-2022

Realisasi pertumbuhan kredit Bank Mandiri secara konsolidasi per kuartal II 2022 menembus Rp 1.138,31 triliun atau tumbuh 12,22 persen.


Livin' Sukha, Kebutuhan Transaksi dalam Satu Aplikasi

22 hari lalu

Livin' Sukha, Kebutuhan Transaksi dalam Satu Aplikasi

Saat ini telah berkolaborasi dengan lebih dari 10 mitra dengan beragam produk dan layanan yang dapat diakses dan dinikmati nasabah secara praktis.