Kejaksaan Agung Tahan Dua Petinggi Bank Mandiri

Reporter

Logo Bank Mandiri. Free Vector CDR

TEMPO.CO, Jakarta - Akhirnya Kejaksaan Agung menahan dua orang pejabat Bank Mandiri dengan level di tingkat pemutus dalam kasus pembobolan Bank Mandiri oleh bos Tirta Amarta, Tedy Rony ini.

Kejaksaan Agung menjebloskan dua petinggi Bank Mandiri CBC Bandung ke Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur, Kamis 29 Maret 2018 petang. Mereka adalah Commercial Banking Head Bank Mandiri CBC Bandung dan Wholesale Credit Head Bank Mandiri CBC Bandung.

“Setelah diperiksa maraton sejak pagi, kita lakukan penahanan kedua tersangka, ” kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), M Adi Toegarisman di Kejaksaan Agung, Kamis 29 Maret 2018. 

Menurut Adi, keduanya akan ditahan selama 20 hari dan dapat diperpanjang sesuai dengan kepentingan penyidikan. Dengan penahanan ini, praktis sudah lima pejabat Bank Mandiri --di samping dua pejabat Tirta Amarta-- yang kini mendekam di tahanan Kejaksaan Agung.

 Baca: Ada Kejanggalan dalam Penetapan Tersangka Pembobolan Bank Mandiri.

Dua tersangka ini dapat dikenakan ancaman 20 tahun penjara. Dalam pasal 2 ayat (1) UU No. 20 Tahun 2001, Tentang Revisi Atas UU No. 31 Tahun 1999, Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, disebutkan bahwa: “Setiap orang baik pejabat pemerintah maupun swasta yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit Rp.200.000.000,00 (dua ratus juta) dan paling banyak Rp.1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).”

Semua ini berasal dari manipulasi data yang diajukan PT Tirta Amarta. Sebagai Direktur Tirta Amarta, Rony Tedi mengajukan perpanjangan dan tambahan fasilitas kredit kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Commercial Banking Center Bandung.

Tirta Amarta mengajukan perpanjangan semua fasilitas Kredit Modal Kerja sebesar Rp 880,6 miliar, perpanjangan dan tambahan plafon letter of credit sebesar Rp 40 miliar, serta fasilitas Kredit Investasi sebesar Rp 250 miliar selama 72 bulan.

Sebagai syarat permintaan tambahan kredit ini, Tirta Amarta menjaminkan sejumlah aset perusahaan. Selain itu, mereka menunjukkan keuangan perusahaan yang diklaim terus membaik.

Namun dalam perkembanganya, sebuah hasil audit akhirnya menunjukkan bahwa PT Tirta Amarta Bottling telah mengajukan kredit ke Bank Mandiri CBC Bandung senilai Rp 1,47 triliun, dengan jaminan aset hanya Rp73 miliar.

Dan dana yang semestinya hanya diperkenankan untuk kepentingan Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja itu kemudian dipergunakan untuk keperluan lain.

IDRUS F. SHAHAB






Terpopuler Bisnis: Bank Mandiri Ungkap Kredit Macet Rp 6,7 T, Harga Minyak Akan Tembus USD 380

19 jam lalu

Terpopuler Bisnis: Bank Mandiri Ungkap Kredit Macet Rp 6,7 T, Harga Minyak Akan Tembus USD 380

Berita terpopuler bisnis pada Sabtu, 2 Juli 2022 dimulai dari penjelasan Bank Mandiri soal kredit macet Titan Infra Energy senilai Rp 6,7 triliun.


Bank Mandiri Beberkan Kronologi Kredit Macet Titan Energy Rp 6,7 Triliun

1 hari lalu

Bank Mandiri Beberkan Kronologi Kredit Macet Titan Energy Rp 6,7 Triliun

Bank Mandiri blak-blakan menjelaskan soal kredit macet perusahaan batu bara PT Titan Infra Energy senilai US$ 450 juta atau sekitar Rp 6,7 triliun.


Bank Mandiri Puncaki Pangsa Pasar Sindikasi

3 hari lalu

Bank Mandiri Puncaki Pangsa Pasar Sindikasi

Bank Mandiri tercatat menduduki posisi puncak sebagai Mandated Lead Arrangers (MLA) dengan jumlah pangsa pasar sindikasi menembus 19,84 persen.


Bank Mandiri Dukung Ditjen Pajak Kembangkan NPWP 16 Digit

5 hari lalu

Bank Mandiri Dukung Ditjen Pajak Kembangkan NPWP 16 Digit

Saat ini pembayaran kewajiban pajak di seluruh kanal Bank Mandiri masih menggunakan 15 digit.


Kopra by Mandiri Permudah Transaksi Trade Finance

8 hari lalu

Kopra by Mandiri Permudah Transaksi Trade Finance

Melalui Kopra by Mandiri, nasabah wholesale dapat secara mudah mengakses Mandiri Global Trade (MGT). #InfoTempo


Bank Mandiri: Tantangan Pemulihan Ekonomi yang Perlu Diwaspadai, Kenaikan Harga Energi

10 hari lalu

Bank Mandiri: Tantangan Pemulihan Ekonomi yang Perlu Diwaspadai, Kenaikan Harga Energi

Bank Mandiri mengingatkan agar kenaikan harga energi di pasar global harus diantisipasi karena dapat mengganggu pemulihan ekonomi Indonesia.


Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 16,85 Triliun hingga Akhir Mei 2022

15 hari lalu

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 16,85 Triliun hingga Akhir Mei 2022

Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 16,85 triliun kepada lebih dari 156 ribu debitur di seluruh Indonesia hingga akhir Mei 2022.


Bank Mandiri Bidik Pengguna Livin' Capai 16 Juta Nasabah hingga Akhir 2022

16 hari lalu

Bank Mandiri Bidik Pengguna Livin' Capai 16 Juta Nasabah hingga Akhir 2022

PT Bank Mandiri menargetkan pengguna Super App Livin' By Mandiri bisa mencapai 16 juta pengguna hingga akhir 2022


Transaksi Livin Bank Mandiri Capai Lebih dari Rp 880 Triliun

17 hari lalu

Transaksi Livin Bank Mandiri Capai Lebih dari Rp 880 Triliun

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat transaksi di aplikasi Livin mencapai lebih dari Rp 880 triliun sampai akhir Mei 2022.


Ekonom Prediksi BI Tak Buru-buru Susul Kenaikan Suku Bunga The Fed

17 hari lalu

Ekonom Prediksi BI Tak Buru-buru Susul Kenaikan Suku Bunga The Fed

The Fed, bank sentral Amerika Serikat (AS), kembali bergerak agresif menaikkan suku bunga (Federal Funds Rate) sebesar 75 basis poin.